Pangyami Jajanan Kekinian Buruan Milenial, Favorit Mahasiswi, Banyak Pilihan Toppingnya 

"Yang datang ke sini biasanya cewek karena kan rata-rata pecinta pedas, paling banyak dipesan pangyami tulang"

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/job3-chandra herdiana
Pangyami Elmi 

PANGYAMI Elmi menjadi incaran para mahasiswa di kawasan Timur Kota Bandung

Pangyami adalah mi ayam, namun berbeda dengan mi ayam dari biasanya yang memiliki rasa yang manis, dan tidak memiliki banyak topping di dalamnya. Ada topping baso, tulang, bola-bola seafood, sosis, dan lain-lain

Tentu saja kepedasannya pun ada berbagai level. Ada  level 1 sampai level 5 ada disini.

Pangyami ada di Gang Kujang dekat Kampus satu UIN Sunan Gunung Djati, Jalan A.H. Nasution No105, Cibiru, Bandung.

kedai Pangyami Elmi
kedai Pangyami Elmi (Tribun Jabar/job3-chandra herdiana)

Tempat makan pangyami ini  adalah sebuah kedai dengan nuansa merah-merah yang melambangkan kepedasan olahan kekinian itu.

Kedai pangyami dimiliki oleh Iman Firman (41) yang lebih dikenal dengan Iman, dia bertempat tinggal tidak jauh dari kedai pangyami yang dia kelola.

Baca juga: Dimsum Buatan Rumah Digemari Para Pelajar di Cibiru, Harganya Terjangkau

Iman Firman lima tahun berwirausaha sebagai penjual pangyami. Ia memiliki beberapa cabang yang terdapat di Panyileukan dan Kiaracondong.

Awal mulanya Iman berjualan pangyami dari hasil eksperimen masakannya dengan saudara yang berkuliah di tata boga. Iman ingin membuat nuansa mi ayam yang berbeda di kalangan masyarakat umum.

"Pangyami ini awalnya sama kaya mi ayam tapi dibedakan dari bumbunya dan cara penyajiannya, kebanyakan pangyami pakai saos karena terkenal pedasnya" Kata Iman, Selasa (17/11/2020).

Kedai Pangyami Elmi di Gang Kujang, dekat Kampus UIN SGD, Jalan A.H. Nasution No105, Cibiru, Bandung
Kedai Pangyami Elmi di Gang Kujang, dekat Kampus UIN SGD, Jalan A.H. Nasution No105, Cibiru, Bandung (Tribun Jabar/job3-chandra herdiana)

Proses pembuatan pangyami terbilang mudah karena bahan-bahannya terjangkau. Mi ayam pertama-tama di rebus pakai air panas hingga matang, kemudian masukan ke dalam wadah atau baskom dan selanjutnya dicampur dengan bumbu-bumbu utamanya yaitu saus.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved