Sepatu Prabu Produk Indonesia Diminati Publik Australia, Setiap Bulan Ganti Model Baru

"Kalau Australia lebih suka model yang banyak tali sedangkan Indonesia lebih suka model slip on,"

istimewa
Model sepatu kulit Prabu Indonesia 

SIAPA bilang produk lokal nggak bisa go internasional? brand Prabu Indonesia justru membuktikan hal ini.

Brand lokal yang menghadirkan sepatu formal berbahan kulit ini tidak hanya eksis di Indonesia loh.

Namun, brand ini juga telah eksis disukai fashionista di Australia.

Sepatu kulit formil Prabu Indonesia
Sepatu kulit formil Prabu Indonesia (istimewa)

Pendiri Prabu Indonesia, Lisa Yumi mengatakan, produk Prabu Indonesia mulai masuk ke Australia pada 2019.

Saat itu, ia sedang mengikuti pameran di Melbourne dan ada enam sampai delapan perusahaan dari Indonesia yang menampilkan produk buatan lokal.

"Di pameran itu Dubes nyamperin, dia bilang nama Prabu sama kaya nama anaknya. Dia juga suka sama sepatunya," ujar Lisa saat jumpa pers virtual, Senin (16/11/2020).

Dalam model sepatu yang diminati, Lisa mengatakan ada perbedaan antara fashion di Indonesia dan Australia.

"Kalau Australia lebih suka model yang banyak tali sedangkan Indonesia lebih suka model slip on, " ujarnya.

sepatu formil Prabu Indonesia
sepatu formil Prabu Indonesia (istimewa)

Selain itu Prabu Indonesia juga meluncurkan produk yang lebih eksklusif atau premium yang banyak diminati untuk ekspor.

Hingga saat ini pengguna sepatu Prabu Indonesia, dikatakan Lisa terus tumbuh mulai 10 persensetiap bulannya.

Untuk terus menggaet konsumen, Prabu Indoneisa juga meluncurkan model baru setiap bulannya.

Harapan Lisa saat ini adalah ingin memperkuat ekspor ke Australia dan Malaysia.

Selain itu ia juga berharap Prabu Indonesia bisa ekspansi hingga ke Jepang karena menurutnya ketiap sebuah produk sudah masuk ke Jepang berarti sudah diakui oleh internasional.

Produk lokal Bandung ini dibangun oleh Lisa Yumi dan sang suami yang sama-sama senang berbelanja sepatu. 

Lisa Yumi menceritakan sebelumnya ia bekerja sebagai bankir selama empat tahun dan akhirnya memutuskan fokus di usaha sepatunya. 

model Sneaker produk Prabu Indonesia
model Sneaker produk Prabu Indonesia (istimewa)

"Awalnya saya dan suami suka sepatu dan kita suka kesulitan menemukan sepatu kulit dimana karena kalau di Jakarta susah," ujar Lisa saat wawancara virtual, Senin (16/11/2020).

Dimulai dengan modal Rp 600 ribu, Lisa membuat sample sepatu kulit yang dia inginkan.

Bermula dari hanya memiliki 4 karyawan, kini Lisa berhasil mengembangkan usaha sepatunya hingga memiliki 150 karyawan di pabrik dan staff pekerja sebanyak 170 orang. 

Ia mengatakan, proses yang dijalani tentu tidak mudah, apalagi awalnya usaha sepatu ini dibuat secara rumahan, dan kini sudah berkembang menjadi pabrik. 

"Ketika sudah berkembang bikin pabrik sendiri, kita agak kesulitan karena awalnya home industry dan kini harus lebih besar jadi pabrik, " ujarnya. 

Memiliki model formal slip on, Lisa Yumi mengatakan banyak pengguna sepatu kulit ini yang menyukai produknya. 

Bahkan di masa pandemi, diakui Lisa, justru terjadi pertumbuhan pembeli sepatu Prabu Indonesia

"Saat Maret itu kami justru mengalami peningkatan 20 sampai 40 persen sampai sekarang. Kami juga bingung sih kenapa, karena logikanya orang-orang kan nggak ngantor tapi penjualan naik," ujarnya. 

Di produknya ini, Lisa memilih kulit sapi jawa. Menurutnya jenis kulit sapi ini memiliki kualitas yang bagus. 

Berkomitmen menggunakan bahan lokal Indonesia, Lisa mengatakan tujuannya adalah untuk membantu masyarakat sekitar, bahkan 80% pekerja berasal dari masyarakat sekitar yaitu di daerah Bogor, Ciawi. 

Pengguna sepatu kulit ini diakui Lisa pembeli kebanyakan dari pekerja kantoran. 

Untuk menjangkau pengguna sepatu dari berbagai kalangan, Prabu Indonesia pun menghadirkan produk baru berupa sneaker. 

Saat ini penjualan Prabu Indonesia tidak hanya berasal dari Indonesia saja, bahkan sudah mencapai Australia, Malaysia, dan Singapura. 

Sementara itu untuk range harga sepatu di Prabu Indonesia cukup terjangkau yaitu Rp 450.000 hingga Rp 700.000. (tribunjabar/putri puspita)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved