Dalam Seminggu Omzet Naik 10 Kali Lipat, Rujak Jambu Kristal Tari Putri Laris Manis dan Segar

"Mungkin karena keramahan saya. Selalu menganggap pembeli adalah raja,"

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Tari Putri, penjual jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya 

WOW omzet jongko rujak jambu kristal milik si cantik Tari Putri (26) dalam tempo tak lebih dari seminggu naik drastis dari 10 kilogram (kg) menjadi 100 kg per hari.

"Iya sekarang tuh bisa habis 100 kilogram setiap harinya. Bahkan kemarin sampai 120 kilo," ujar Tari tertawa renyah, saat ditemui di lokasi jualannya, Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, tepatnya seberang kantor Notaris kondang, Heri Hendriyana, Jumat (13/11).

Tari pun menuturkan kenapa ia bisa menjadi penjual rujak jambu kristal. "Itu berawal dari kesukaan saya beli rujak jambu kristal di Jalan Cieunteung," ujarnya.

Penjual jambu kristal cyang cantik di Kota Tasikmalaya
Penjual jambu kristal cyang cantik di Kota Tasikmalaya (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Kemudian Tari berpikir kenapa tidak jualan sendiri, bantu-bantu suami, karena yang beli di Jalan Cieunteung cukup banyak.

"Ternyata suami setuju. Lalu dengan modal Rp 1,5 juta saya beli meja, tokuy kecil untuk menyimpan jambu serta peralatan lain termasuk untuk jambu," kata Tari.

Awalnya Tari hanya menyediakan 10 kg jambu.

Tari Putri, penjual jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya
Tari Putri, penjual jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

"Hari pertama jualan, Jumat (6/11) minggu lalu, saya terkejut ternyata usaha saya ada di medsos. Ada pembeli yang mengabadikan dan memostingnya ke medsos," ujarnya.

Keesokan harinya omzet penjualan langsung naik. "Hari kedua naik jadi 21 kg. Hari ketiga 30 kg, hari keempat 60 kg dan saat ini mencapai 100-120 kg," kata Tari.

Tari Putri, penjual jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya
Tari Putri, penjual jambu kristal di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Tari pun merendah ketika ditanya apakah omzetnya yang meledak karena parasnya yang cantik.

"Mungkin karena keramahan saya. Selalu menganggap pembeli adalah raja," ujar pemilik hidung mancung bermata indah bola pingpong ini. (tribunjabar/firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved