Tahun Depan Situ Bagendit jadi Objek Wisata Berskala Internasional, Empat Desa Wisata Dikembangkan

"Desember 2021, masyarakat sudah bisa mulai menikmati Situ Bagendit. Ada enam zona yang akan dibangun,"

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Bupati Garut, Rudy Gunawan meninjau kawasan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi saat ground breaking penataan Situ Bagendit, Rabu (11/11/2020). 

PENATAAN kawasan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi ditargetkan selesai dibangun tahun depan.

Gubernut Jawa Barat, Ridwan Kamil menargetkan pengoperasian Situ Bagendit pada Desember 2021.

Penataan Situ Bagendit itu menelan anggaran Rp 82 miliar dan ditargetkan rampung selama 14 bulan.

Rencana penataan Situ Bagendit dimulai saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan tahun lalu.

Situ Bagendit Garut
Situ Bagendit Garut (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

"Dimulai dari diskusi kecil waktu presiden datang (ke Garut) awal 2019. Setelah (presiden) potong rambut lalu diskusi, ada saya, bupati, dan Menteri PU," ucap Emil usai ground breaking penataan kawasan Situ Bagendit, Rabu (11/11/2020).

Menurut Emil, saat itu Jokowi terpesona dengan keindahan alam di Situ Bagendit. Dari pembicaraan itu, lalu timbul rencana penataan Situ Bagendit.

Baca juga: Memandang Situ Sipatahunan, Danau Buatan di Baleendah yang Memanjakan Mata dan Asri

Penataan Situ Bagendit dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui PT Adhi Karya sebagai kontraktor.

"Desember 2021, masyarakat sudah bisa mulai menikmati Situ Bagendit. Ada enam zona yang akan dibangun," katanya.

Selama proses pembangunan, Emil berpesan kepada kontaktor untuk memberdayakan tenaga lokal, dengan begitu, dampak ekonomi dari penataan kawasan itu dapat langsung terasa oleh masyarakat Garut.

Gubernur Jabar, Ridwan kamil saat mendampingi Presiden Jokowi mengunjungi Situ Bagendit Garut tahun 2019.
Gubernur Jabar, Ridwan kamil saat mendampingi Presiden Jokowi mengunjungi Situ Bagendit Garut tahun 2019. (Tribunnews)

Emil juga meminta Pemkab Garut untuk mulai melakukan pemberdayaan pariwisata kepada masyarakat di sekitar Situ Bagendit. Manfaatnya akan dirasakan karena bisa menjajakan produk lokal kepada wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan mengatakan, penataan kawasan Situ Bagendit dilakukan agar bisa berkelas dunia.

Selama ini mayoritas wisatawan yang datang ke Situ Bagendit merupakan wisatawan lokal.

"Selama ini memang Bagendit terbatas insfrastruktur. Jadi kebanyakan hanya wisatawan lokal yang datang," kata Budi.

Terkait perbaikan sarana dan prasarana di sekitar kawasan itu, Budi mengatakan, saat ini ia sedang mengembangkan empat desa wisata di sekitar Situ Bagendit.

"Pengelolaannya juga akan dilakukan secara profesional," ucapnya.  (tribunjabar/firman wijaksana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved