Tur Sejarah Sembari Jalan-jalan Keliling Cimahi Tepat di Hari Pahlawan

"Kalau dibiarkan tanpa ada mewarisi atau menerima pengetahuan sejarah Cimahi, maka lama-lama akan hilang,"

Tribun Jabar/Ery Chandra
Pemandu dari Tjimahi Heritage sedang menjelaskan objek sejarah dalan Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan" di Kota Cimahi, Selasa (10/11/2020) 

SATU unit bus Saba Kota Cimahi (Sakoci) baru tiba pagi menjelang siang di Jalan Raden Demang Harjakusumah, Kota Cimahi.

Seusai Sakoci terisi 10 orang, langsung melaju sesuai 15 rute. Peserta tur mendengarkan penjelasan tiga pemandu. Kehadiran tur bertajuk  "Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan" tersebut dikemas dengan narasi sejarah kawasan Kota Cimahi.

Nuansa santai namun serius itu memaparkan semisal perihal unik dan menarik. Antara lain, sekilas sejarah jalan, tempat, pesantren, tokoh, bangunan lama, hingga wisata mistis. Perjalanan selama satu setengah jam lebih itu tak ada lontaran pertanyaan dari para peserta.

Bus Sakoci digunakan dalam Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan
Bus Sakoci digunakan dalam Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan" di Kota Cimahi, Selasa (10/11/2020) (Tribun Jabar/Ery Chandra)

"Misalnya Jalan Joyodikromo, sampai sekarang kami belum tahu siapakah sosok ini. Perannya dan siapakah dia?," ujar seorang pemandu, di lokasi, Kota Cimahi, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya Jalan Baros masa lampau banyak sekali ditumbuhi oleh pohon endemik bernama baros tersebut. Namun, kini punah. Selain itu, berada dekat Stasiun Cimahi juga terdapat pepohonan beringin berusia ratusan tahun kini telah tiada.

Siang hari, seusai keliling berakhir seorang peserta Armed (53) mengaku baru kali pertama mengikuti tur sejarah itu. Dia menilai kegiatan sangat bagus guna mengetahui tentang sejarah di Cimahi. "Baik bangunan ataupun tokoh-tokoh yang pernah ada di Cimahi," katanya.

Ketua Paguyuban Orang Minang di Cimahi itu menyampaikan masukan agar kedepan tur ketika diikuti oleh anak usia sekolah atau warga luar, perjuangan Cimahi menjadi kota otonom bisa juga dipaparkan.

"Sehingga membangkitkan semangat para generasi muda, bangga sebagai orang Cimahi," ujarnya.

Peserta lainnya Yayu Harundina (47) menuturkan keliling cimahi asik dan menyenangkan sebagai alternatif wisata. Kali ini, di tengah pandemi menggunakan bus.

"Ini bisa jadi edu recreation, di samping jalan-jalan mendapatkan pengetahuan tentang berbagai macam hal, khususnya sejarah Cimahi. Itu sangat bermanfaat banget," katanya.

Pemandu dari Tjimahi Heritage sedang menjelaskan objek sejarah dalan Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan
Pemandu dari Tjimahi Heritage sedang menjelaskan objek sejarah dalan Jelajah on the Bus Memperingati Hari Pahlawan" di Kota Cimahi, Selasa (10/11/2020) (Tribun Jabar/Ery Chandra)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved