Pacu Andrenalin Melalui River Tubing di Sungai Cisanggarung, Kabupaten Kuningan, Tarifnya Terjangkau

river tubing di kawasan Curug Bangkong cukup membayar Rp 10 ribu. Di sana, wisatawan bisa menikmati permainan air atau istilah daerahnya papalidan"

Tribun Jabar/Ahmad Ripai
wisata river tubing di Sungai Cisanggarung,kawasan Curug Bangkong, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan. 

Terpisah, Sekretaris Desa Windujanten, Indri Nurdiana, mengatakan river tubing di desanya belum aktif lagi.
"Sebetulnya, dulu itu percobaan yang semua serba dadakan.

Setelah ada penataan, pengelola mengalami kendala hingga wisata itu belum bisa diaktifkan kembali," katanya.

wisata river tubing di Sungai Cisanggarung,kawasan Curug Bangkong, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan.
wisata river tubing di Sungai Cisanggarung,kawasan Curug Bangkong, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan. (Tribun Jabar/Ahmad Ripai)

Masih Harga Promo
Wisata river tubing juga ada di Desa Sukaimut. Letaknya tidak begitu jauh dari pusat kota Kuningan.

Ketua BUMDes Sukaimut, Adi Hardiansyah, wisata di aliran Sungai Cisanggarung itu dikenal dengan nama wisata Air Moncongos.

Wisatawan, ucapnya, memakai ban karet dilengkapi alat keamanan yang sesuai standar untuk menelusuri aliran Sungai Cisanggarung sejauh 1 kilometer.

"Para pengunjung bisa menikmati kesegaran udara dan alam sekitar selama kurang lebih 1 jam," katanya. Penelusuran itu, ucapnya, juga akan memacu andrenalin.

Selain mengikuti derasnya aliran sungai, wisatawan akan berhadapan dengan bebatuan besar di sejumlah titik. Untuk menikmati wahana ini, setiap pengunjung membayar Rp 25 ribu.

"Tarif itu hanya berlaku hingga akhir 2020. Sekali bermain tarifnya sebenarnya Rp 75 ribu, namun masih promo jadi Rp 25 ribu. Itu termasuk antar-jemput, pengaman, sepatu, pelampung, helm, dan jasa dokumentasi," ujarnya.

river tubing di Sungai Cisanggarung, kawasan Curug, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan
river tubing di Sungai Cisanggarung, kawasan Curug, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan (Tribun Jabar/Ahmad Ripai)

Selama musim hujan, ucapnya, ada petugas yang selalu memantau debit air di hulu.

"Arus sungai ini sumbernya dari Waduk Darma. Jadi, kami koordinasi dengan petugas di sana. Kalau hujan deras kemungkinan akan banjir, airnya sampai sini dua jam. Jadi kalau di sana hujan deras pasti kordinasi ke sini," katanya.

Wisata river tubing di Desa Sukaimut ini rencananya diperkenalkan secara resmi pada akhir tahun nanti. "Desa juga akan melaunching tempat kemping Bukit Wisata Moncongos," katanya. (tribunjabar/Ahmad Ripai)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved