Geo Theater Rancakalong Akan Jadi Pusat Kesenian Tradisional dan Wisata Budaya Sumedang

Tahun ini, Pemkab bakal membangun akses jalan menuju Geo Theater, yakni Jalan Saung Talahab-Lebak Tulang dilanjutkan pembangunan fasilitas umum

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Geo Theater di Jalan Lebak Tulang-Sabagi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. 

SENIMAN tradisional di Kabupaten Sumedang segera memiliki gedung kesenian, yakni Geo Theater Rancakalong.
Penampilan kesenian tradisional seperti tarawangsa, ngalaksa, kuda renggong, dan kesenian lain bakal dipusatkan di Geo Theater.

Gedung kesenian ini dibangun di sekitar Jalan Lebak Tulang-Sabagi, Kecamatan Rancakalong.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan Geo Thater yang dibangun Pemprov Jabar ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan di Sumedang, khususnya di Rancakalong.

"Rancakalong sudah jelas wisata budaya, di sini ada desa wisata, ada kesenian tradisional, seperti tarawangsa, ngalaksa, dan sebagainya," ujar Dony di Rancakalong, Jumat (6/11).

Peninjauan interior Geo Theater di Jalan Lebak Tulang-Sabagi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.
Peninjauan interior Geo Theater di Jalan Lebak Tulang-Sabagi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Pembangunan gedung Geo Theater itu sudah rampung, tetapi belum ada fasilitas sosial dan fasilitas umum karena anggarannya sempat terpotong penanganan pandemi Covid-19.

"Tahun ini sebetulnya sudah ada detail engineering design (DED) keseluruhan, tapi karena ada Covid-19 jadinya harus tahun depan," katanya.

Dana pembangunan Geo Theater itu, ucapnya, berasal dari bantuan dari APBD Pemprov Jabar Rp 25 miliar. Pembangunan untuk sebagian gedungnya kurang lebih menghabiskan Rp 1 miliar.

Tahun ini, Pemkab bakal membangun akses jalan menuju Geo Theater, yakni Jalan Saung Talahab-Lebak Tulang dilanjutkan pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

"Sekarang suka dipakai meskipun belum maksimal. Kami akan perbaiki lagi ketersediaan airnya. Pada APBD perubahan ini kita sedang berproses untuk dianggarkan," ucap Dony.

Saat ini baru selesai satu gedung yang semuanya berbahan kayu. Pada 2021, Pemkab Sumedang akan merancang DED keseluruhan, termasuk membangun fasilitas sosial dan fasilitas umum.

"Keseluruhan beresnya mungkin pada tahun 2022," ujar Dony.

Lokasi pembangunan Geo Theater masuk tiga desa yakni Desa Nagarawangi, Sukamaju, dan Pamekaran. Nantinya, gedung ini bisa dipakai semua seniman di Sumedang.

"Nanti, semua kesenian tradisional bisa tampil di sini. Waktunya akan diatur. Misalnya hari Senin tarawangsa, Selasa ngalaksa, dan seterusnya," kata Dony. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved