Satenya Cocok Dinikmati di Segala Suasana, Rasanya Mantap, Aromanya Khas Menggugah Selera

“Sate rempah bumbu marinasinya dibuat beda, menggunakan kecap sehingga lebih tebal rasa manisnya,”

Istimewa
Aneka sate di resto Sate Bulan Pican di Jalan Wira Angun-angun, Bandung 

VARIAN sate taichan sedang menjadi favorit pencinta sate dan penikmat kuliner. Karena itu, di Bandung pun mulai banyak penjual sate pun menghadirkan pilihan taichan sebagai menunya. Salah satunya adalah Sate Bulan Pican, Jalan Wira Angun-angun.

Restoran Sate Pican Bulan ini berada di sebuah halaman rumah. Anda juga bisa melihat proses pembuatannya yang berbeda dengan sate lainnya. Aroma khas sate semerbak memenuhi pekarangan, membuat tak sabar untuk segera menyantap sate taichan yang disajikan di sini.

Marketing Sate Bulan Pican, Chansay, mengatakan, Sate Bulan Pican ini dimasak dengan dua kali proses.

Sate pican di Jalan Wira Angun-angun, Bandung
Sate pican di Jalan Wira Angun-angun, Bandung (Istimewa)

“Pembakaran dilakukan dua tahap, yaitu daging yang sudah dimarinasi selama semalam, kemudian dibakar hingga matang. Setelah itu kembali dibakar dengan alat khusus hingga satenya ditekan agar bumbunya meresap sempurna,” ujar Chansay, Minggu (25/10).

Sate Bulan Pican menghadirkan tiga jenis sate, di antaranya sate pican, sate rempah, dan sate taichan.

Menu sate pican disajikan dengan taburan bawang daun dan rempah-rempah khas dari bumbu racikan sendiri. Bumbu satenya berisi potongan tomat sebagai pelengkap rasa satenya yang gurih.

Kemudian sate rempah merupakan perpaduan sate maranggi dan sate madura. Bumbu satenya lebih manis dan pekat, bahkan rasanya seperti dendeng yang ditusuk.

Sate taichan di Sate Bulan Pican, Jl Wira Angun-angun
Sate taichan di Sate Bulan Pican, Jl Wira Angun-angun (Istimewa)

“Sate rempah bumbu marinasinya dibuat beda, menggunakan kecap sehingga lebih tebal rasa manisnya,” ujarnya.

Sebagai pelengkap, sate rempah ini disajikan dengan bumbu kacang layaknya sate madura.

Varian yang tak kalah enak adalah sate taichan yang rasa dagingnya dibuat hambar. Sebagai pelengkap, Anda bisa menikmatinya dengan sambal pedas dan bumbu totole (kaldu jamur) yang rasanya gurih.

“Daging satenya dibuat tidak hambar karena sudah dimarinasi dengan bumbu pelengkap. Lalu sambalnya juga tidak dibuat pedes banget supaya pelanggan bisa menikmati sesuai selera,” ucapnya.

Sate rempah di Sate Bulan Pican, Jl Wira Angun-angun
Sate rempah di Sate Bulan Pican, Jl Wira Angun-angun (Istimewa)

Anda bisa memilih varian daging sapi atau ayam yang dihidangkan dengan 10 tusuk. Satu porsi sate ayam dijual Rp 20.000 dan sate sapi Rp 30.000.

Menarik makan di resto Sate Bulan Pican adalah nasi yang disajikan gratis, bahkan boleh nambah tanpa dikenakan biaya. Sate Bulan Pican buka setiap hari pukul 11.00-20.00. (tribunjabar/putri puspita)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved