Perkebunan Teh Disbun di Sumedang, Lokasi Tepat untuk Mereka yang Merindukan Sepi

"Pokoknya bagus banget dan cocok untuk kawula muda yang sedang memadu kasih untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk perkotaan yang ramai".

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang 

KESEJUKAN langsung terasa saat memasuki kawasan agrowisata Disbun di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jumat (23/10) pagi. Hamparan pohon teh hampir sejauh mata memandang. Hijau berselimut kabut.

Dikelilingi hutan yang masih perawan, agrowisata Disbun benar-benar menyajikan pengalaman wisata yang berbeda. Namun, berbeda dengan kebun-kebun teh lainnya, kebun teh Disbun sudah relatif tertata.

Mulai dari gazebo-gazebo cantik yang bisa dipergunakan pengunjung untuk melepas lelah, hingga spot-spot foto warna-warni yang bisa menjadi pilihan para pengunjung berswafoto.

Agrowisata ini juga sudah dilengkapi dengan tangga yang memudahkan pengunjung menyusuri perkebunan. Sambil jalan-jalan, pengunjung juga bisa menikmati keindahan hutan yang masih asri, karena lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari perkebunan.

Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang
Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Saya baru pertama kali ke Disbun, lingkungannya sangat asri. Ini bisa jadi rekomendasi bagi teman-teman yang akan berwisata ke alam terbuka," ujar Yadi Budianto (30), salah wisatawan asal Sumedang, yang Jumat lalu berkunjung ke sana,

Menurutnya, selain menyuguhkan pemandangan yang asri dan suasana yang sejuk.

"Pokoknya bagus banget dan cocok untuk kawula muda yang sedang memadu kasih untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk perkotaan yang ramai. Kalau di daerah perkotaan kan padat dan ramai. Di sini suasananya beda, sunyi," ucap Yadi, yang hari itu datang bersama rekan-rekan sekantornya.

"Di sini sangat cocok minum teh hangat atau kopi sambil melihat pemandangan," katanya.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang saat itu juga mengunjungi Perkebunan Teh Disbun, juga mengaku sangat terkesan dengan lokasi perkebunan ini. Ia mengatakan lokasi ini sangat cocok dijadikan tempat wisata alam karena terdapat area hutan yang masih perawan.

Nama Disbun diambil dari akronim Dinas Perkebunan, karena areal seluas tiga hektaran ini memang milik Dinas Perkebunan Jawa Barat.

Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang
Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Ini perkebunan teh yang sudah ada sejak zaman Belanda dan selama ini dikelola oleh provinsi. Tapi desa akan bekerja sama untuk menata ini menjadi tempat wisata alam," kata Dony.

Agar tempat ini bisa menjadi wahana edukasi Dony menyarankan pengelola untuk menambah variasi jenis tanamannya. "Pihak Desa Sukajadi sudah menyiapkan kerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi, supaya bisa ditata agar orang banyak datang ke sini. Jadi, perekonomian di sini, nantinya bisa terus bergerak," ucapnya.

Untuk menikmati keindahan alam di tempat ini, kata Dony, pengunjung tidak perlu mengeluarkan uang, karena hingga saat ini, Perkebunan Teh Disbun masih gratis untuk dikunjungi masyarakat. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved