Benteng Gedong Delapan Peninggalan Belanda Ini Oleh Pemda KBB Akan Dijadikan Cagar Budaya

Abah melihat bangunan itu dijadikan Belanda untuk tempat pertahanan, tempat menyimpan senjata.

TribunJabar/Syarif Pulloh Anwari
Sisa-sisa Benteng Gedong Dalapan di Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecataman Cililin, Kabupaten Bandung Barat 

KABUPATEN Bandung Barat (KBB) tak hanya kaya akan keindahan alam tetapi memiliki warisan sejarah yang harus dirawat sebaik-baiknya. Salah satu sejarah perjuangan rakyat Indonesia terhadap penjajahan Belanda yakni benteng Belanda bernama Gedong Dalapan.

Benteng Gedong Dalapan ini merupakan sebuah bangunan berbentuk ruangan dan bunker yang memiliki ukuran kurang lebih 2x3 meter.

Bangunan itu ada delapan benteng yang letaknya terpisah-pisah di atas perbukitan bernama Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kondisi benteng tersebut kini kondisinya sudah rusak dan tak terurus. Tembok di setiap bangunannya itu sudah ada yang runtuh dan tertimbun oleh tanah dan rumput liar.

Sisa-sisa Benteng Gedong Dalapan di Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecataman Cililin, Kabupaten Bandung Barat
Sisa-sisa Benteng Gedong Dalapan di Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecataman Cililin, Kabupaten Bandung Barat (TribunJabar/Syarif Pulloh Anwari)

Kondisinya di sekitar yang sudah beralih fungsi dijadikan area perkebunan seperti ditanam singkong, jagung dan sayuran.

Saat Tribun Jabar menyambangi lokasi Benteng Gedong Dalapan beberapa hari lalu, Tribun bertemu sesepuh bernama Abah Atang (84). Ia merupakan saksi hidup keberadaan Gedong Dalapan.

Menurut Abah Atang, Benteng Gedong Dalapan merupakan benteng pertahanan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1912. Benteng itu selesai dibangun tahun 1918.

Menurut Abah Atang dari cerita turun temurun warga setempat dan para sepuh, bangunan itu dibangun dibawah pimpinan bernama Tuan Bengkok dan Tuan Jackson.

Saat Abah Atang berusia belasan, kala zaman penjajahan Belanda, ia melihat benteng di atas bukit diisi logistik tentara Belanda.

Sisa-sisa Benteng Gedong Dalapan di Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecataman Cililin, Kabupaten Bandung Barat
Sisa-sisa Benteng Gedong Dalapan di Bukit Pasir Gagak, RT 02/03, Desa Karanganyar, Kecataman Cililin, Kabupaten Bandung Barat (TribunJabar/Syarif Pulloh Anwari)

"Sepengetahuan Abah, masih remaja kondisi di sini masih hutan. Abah melihat bangunan itu dijadikan Belanda untuk tempat pertahanan, tempat menyimpan senjata. Terus ada tahanan yang dikurung di bangunan itu. Juga tempat memantau musuh, " ujar Abah Atang kepada Tribun Jabar di rumahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved