Kunjungan Turis ke Situs Gunung Padang Turun, Tapi Malah Nyaman untuk Menyepi, Menikmati Alam

"Wisatawan asingnya paling hanya delapan orang, dan itu pun bukan langsung datang dari luar negeri,

TribunJabar/Ferri Amiril Mukminin
Situs Gunung Padang Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. 

PANDEMI Covid-19 berdampak pada kunjungan wisata ke situs budaya megalitikum Gunung Padang di Kampung Gunung Padang, RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Suasana sepi, dimanfaatkan sebagian orang untuk rehat sejenak menyepi, menikmati suasana alam di atas pemandangan susunan batu batu besar peninggalan sejarah.

Polisi Khusus Cagar Budaya Gunung Padang, Nanang, mengatakan, sebelum masa pandemi covid-19, tingkat kunjungan wisatawan ke situs megalitik Gunung Padang masih ramai dan masih ada wisatawan asing, namun seiring pandemi kunjungan mulai berkurang dari biasanya.

Situs budaya megalitik di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Situs budaya megalitik di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. (Tribunnews)

Kini belum terlihat lagi wisatawan asing yang berkunjung ke Gunung Padang.

"Kalau sebelum merebaknya wabah corona, perminggu bisa mencapai 1.500 hingga 2 ribu orang wisatawan," kata Nanang awal pekan lalu.

Nanang mengatakan, saat pandemi covid-19 kunjungan wisata mengalami penurunan drastis jika dihitung persentasenya hanya 25 persen.

"Kalau sekarang ini paling hanya 25 persennya, atau per minggu kurang lebih hanya 150 orang wisatawan, itu pun wisatawan domestik saja," katanya.

Situs Gunung Padang di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Situs Gunung Padang di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. (TribunJabar)

Menurutnya, wisatawan yang datang saat ini rata-rata didominasi wisatawan lokal Cianjur, Sukabumi, Bandung, dan Bogor.

"Wisatawan asingnya paling hanya delapan orang, dan itu pun bukan langsung datang dari luar negeri, melainkan turis yang sudah lama menetap di Indonesia," katanya.

Seorang pengunjung asal Bandung, Renita (22), mengaku sudah dua kali berwisata ke situs megalitikum Gunung Padang.

"Saat ini sudah yang kedua kalinya saya berwisata ke situs megalitik Gunung Padang. Menurut saya berkunjung ke sini selain menambah wawasan juga suasananya asri," katanya.

Sejumlah wisatawan mengunjungi Situs Gunung Padang di Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Sejumlah wisatawan mengunjungi Situs Gunung Padang di Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Renita mengatakan, ia lebih memilih berkunjung ke situs megalitik Gunung Padang ketimbang ke mal-mal pada umumnya.

"Sebenarnya saya ini pencinta alam, jadi sangat pas sekali ketika berkunjung ke situs megalitik Gunung Padang ini," katanya. (tribunjabar/ferri amiril mukminin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved