Wisatawan Bakal Diajak Tur Seharian di Jalur Tojjawa Sumedang dengan Bus Wisata Tampomas

"Ini lokasinya lain daripada yang lain, banyak batu-batu. Tinggal batunya ditata dengan bagus, pakai jembatan-jembatan warna warni".

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bus Wisata Tampomas Sumedang untuk wisata Tojjaya 

DUA unit bus wisata Trans Moda Pariwisata Masyarakat Kota Sumedang (Tampomas) bakal digunakan untuk transportasi jelajah kawasan objek wisata Jatigede melalui jalur Tolengas-Jatigede-Jatinunggal-Wado (Tojjawa).

Dengan menggunakan bus wisata tersebut, nantinya wisatawan bakal berkeliling ke beberapa objek wisata yang ada di Jalur Tojjawa, termasuk bisa menikmati keindahan Waduk Jatigede, hingga akhirnya finish di Terminal Wado.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, titik pertama yang akan disambangi wisatawan menggunakan bus wisata Tampomas ini, yakni tempat ziarah di Desa Marongge dan Pamoyanan atau pusat oleh-oleh Sumedang.

"Ketiga, Tegal Jarong yang luar biasa view-nya sangat indah. Pemandangan Waduk Jatigede bisa kelihatan semuanya, dan disini ada rumah makan terapung," ujar Dony saat simulasi One Day Tour Klaster Wisata Tojjawa, akhir pekan lalu.

Kemudian, setelah itu perjalanan akan dilanjutkan ke obyek wisata Panenjoan.

Bus wisata Tampomas Sumedang untuk jalur Tojjaya
Bus wisata Tampomas Sumedang untuk jalur Tojjaya (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Di sini, pengunjung bisa menikmati keindahan Waduk Jatigede dari atas ketinggian sambil menikmati berbagai macam kuliner.

"Kemudian dilanjutkan ke Panineungan, disini ada rest area sangat cocok untuk istirahat makan dan minum. Lalu, di Mekarasih ada flaying fox juga," katanya.

Tak cukup disitu, nantinya wisatawan juga akan diajak ke pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah Selaawi, dan dilanjutkan ke obyek Wisata Taman Batu Ciagung yang saat ini tengah dilakukan penataan.

"Ini lokasinya lain daripada yang lain, banyak batu-batu. Tinggal batunya ditata dengan bagus, pakai jembatan-jembatan warna warni. Disini tempat strategis karena ada di pinggir jalan utama (Lingkar Timur)," ucap Dony.

Ia mengatakan, berkeliling melalui Jalur Tojjawa menggunakan bus wisata Tampomas ini disebut one day tour, karena selama perjalanan dan berhenti di beberapa titik bisa menghabiskan waktu satu hari.

"One day tour ini merupakan klaster wisata Tojjawa. Kami siapkan dua bus Tampomas. Rencananya, satu bus (start) dari Tolengas, satu lagi dari Wado. Jadi, nantinya silang, dari Wado sampai Pamoyanan dan dari Tolengas sampai Mekarasih," katanya.

Setelah melakukan simulasi one day tour  klaster wisata Tojjawa, pihaknya akan langsung melakukan evaluasi terkait titik wisata yang harus diprioritaskan, termasuk penyesuaian jadwal dan tarif. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved