Cuaca Hujan di Bandung Paling Mantap Minum Minuman Hangat Berbahan Dasar Jahe

"Jahe yang digunakan adalah jahe putih, bukan yang merah karena rasanya memang lebih hangat yang putih,"

TribunJabar/Putri Puspita
Aneka minuman berbahan dasar jahe di Resto Sambara, Bandung 

CUACA Bandung yang mulai sering diguyur hujan sangat cocok jika ditemani dengan minuman hangat berbahan dasar jahe.

Apalagi di masa pandemi covid-19, jahe menjadi salah satu bahan rempah yang banyak dikonsumsi  karena mengandung sifat antiinflamasi dan antibakteri.

Jika biasanya jahe diminum dengan dipadukan dengan teh atau gula merah saja, kini ternyata ada inovasi baru yaitu memadukan jahe dengan kopi.

Kedua minuman itu memiliki manfaat melawan radikal bebas dan memiliki antioksidan.

Aneka minuman berbahan dasar jahe di Resto Sambara, Jalan Trunojoyo, Bandung
Aneka minuman berbahan dasar jahe di Resto Sambara, Jalan Trunojoyo, Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

Di  Sajian Sambara, restoran khas Sunda yang berada di Jalan Trunojoyo No 64, kini menghadirkan menu minuman yang berbahan dasar jahe.

"Kondisi pandemi ini membuat Sambara meluncurkan menu jahe karena manfaatya bagus untuk daya tahan tubuh, imun, dan stamina," ujar Supervisor Sambara, Iman Warsita, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu kini Sambara memiliki berbagai menu baru seperti Kopaja (kopi, pandan, jahe), Cikole (lemon, kopi, jahe), dan Wedang Kenku (kencur dan kunyit).

Dipadukan nya kopi dan jahe sebagai bahan dasar yang memiliki rasa kuat memang cukup unik.

Kombinasi antara rasa jahe, kopi memang agak asing di tenggorokan. Namun minuman  ini justru bermanfaat bagi tubuh Anda.

Ketika dinikmati, saripati jahenya memang tidak dibuat begitu kuat rasanya seperti untuk jamu.

Terutama untuk rasa wedang kencur dan kunyit yang masih aman untuk dinikmati bagi Anda yang tidak menyukai minuman berbahan rempah.

"Jahe yang digunakan adalah jahe putih, bukan yang merah karena rasanya memang lebih hangat yang putih," ujar Iman.

Ia mengatakan inspirasi minuman ini memang ingin mengangkat minuman tradisional jamu, namun dikemas lebih ringan.

Satu gelas minuman jahe ini dibanderol Rp 18.000 hingga Rp 22.000. (tribunjabar/putri puspita)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved