The Hallway

Ruang Nongkrong Asyik nan Kreatif di Dalam Pasar Kosambi Kota Bandung

“Kami di sini tidak hanya sekadar jualan produk, tapi juga konten. Ada juga tujuan besar yang dibangun dari The Hallway,”

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Area Kuliner Hallway Space Kosambi 1 

Munculkan Ide-ide Kreatif

WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, berharap The Hallway ini dapat menjadi sebuah destinasi baru dan pusat aktivitas bagi masyarakat Bandung untuk berbelanja atau  berkunjung dan bercengkrama. Juga agar denyut perekonomian di Kosambi ramai seperti dulu.

Yana juga berharap hadirnya The Hallway terus mempertahankan gelar Kota Bandung sebagai Kota dengan segudang ide-ide kreatif.

“Pertumbuhan industri kreatif dengan mengedepankan anak-anak muda untuk terus berinovasi dapat menjadi penggerak roda perekonomian Kota Bandung, meskipun pada masa pandemi,” kata Yana saat ditemui di Balai Kota, Jumat (2/10).

Wakil Wali Kota Yana Mulyana di Hallway Space Kosambi
Wakil Wali Kota Yana Mulyana di Hallway Space Kosambi (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Seperti diketahui, pada masa jayanya Pasar Kosambi sangat ramai. Hal itu bermula pada tahun 1898 saat Pemerintah Hindia Belanda memindahkan pabrik Artille Constructie Winkle (pabrik senjata) yang menjadi cikal bakal Perindustrian TNI Angkatan Darat (Pindad) dari Surabaya ke Kota Bandung.

Dimulai saat itu, perpindahan sejumlah tenaga pekerja pabrik senjata memicu munculnya denyut perekonomian di wilayah Kosambi.

Kosambi kemudian disulap menjadi sebuah pusat hiburan dan kebudayaan masyarakat Bandung saat itu. Di sana hadir dua gedung pertunjukan yang melegenda saat itu, yakni Sriwedari dan Srikandi. (kompas.com/reni susanti/tribunjabar/tiah sm)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved