Di Kafe Bernuansa Eropa Ini Pengunjung Bebas Ngobrol Sambil Menikmati Menu-menu Lezat & Klappertaart

"Saya ingin pengunjung yang datang bisa ngobrol santai dengan teman atau tamu di kafe. Berharap mereka bisa lepas dari gadgetnya"

TribunJabar/Putri Puspita
Sprekken Cafe dan Denhaag Klappertaart di Jalan Bangreng No 3 Bandung 

KONSEP kafe dengan gaya yang instagramable masih menjadi favorit generasi masa kini untuk dikunjungi.

Apalagi dengan hadirnya media sosial, banyak millenial yang pandai mengedit foto sehingga tampilan fotonya semakin menarik dan membuat banyak orang penasaran.

Salah satu kafe yang konsepnya bergaya tropical tanpa menghilangkan nuansa Eropa yang instragamable  adalah Sprekken Cafe  di Jalan Bangreng No 3, Buah Batu, Bandung

Aneka minuman di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung
Aneka minuman di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

Berada di kawasan komplek perumahan, hadirnya Sprekken Cafe menjadi sebuah tempat tersembunyi yang wajib dikunjungi.

Dari luar, tampilan Sprekken Cafe begitu menarik perhatian, dengan suasana tropical dan pohon-pohon yang hijau.

Dekorasi tempat duduknya pun dibuat begitu nyaman  untuk Anda yang senang nongkrong dan suasana segar yang mendukung.

Iga bakar di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung
Iga bakar di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

Dinding berwarna hijau dan pink membuat pengunjung yang senang foto-foto menjadi spot favorit sebagai background.

Memasuki area di bagian dalam, Anda bisa menemukan tempat duduk yang pas untuk menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang dengan kawan.

Selain itu juga terdapat etalase kue-kue klappetart yang menggugah selera. Cocok sebagai camilan setelah makan.

Pemilik usaha Sprekken Cafe Zacky Rezano Masui mengatakan, kata sprekken diambil dari Bahasa Belanda yang artinya berbicara.

"Saya ingin pengunjung yang datang bisa ngobrol santai dengan teman atau tamu di kafe. Berharap mereka bisa lepas dari gadgetnya, " ujar Zacky, Rabu (30/10/2020).

Konsep Sprekken Cafe dikatakan Zacky memang dibuat kekinian ala anak muda supaya banyak pengunjung yang nyaman di kafe ini.

Namun tak hanya diperuntukkan bagi anak muda, Zacky mengatakan Sprekken Cafe juga menyasar pekerja dan keluarga yang berlibur ke Bandung.

"Kalau dari segi pengunjung, yang datang beragam. Kebanyakan dari kelas mapan sih dan keluarga, " ujarnya.

Sup buntut di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung
Sup buntut di Sprekken Cafe, Jalan Bangreng No 3 Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

Di Sprekken Cafe, kata Zacky, meski nama kedainya Bahasa Belanda, ia hanya menyediakan dessertnya saja yang ada sentuhan Belanda, yakni klappertaart.

Dessert Ini juga ciri khas dari Sprekken Cafe.

Untuk menu utama, mulai dari menu western sampai Indonesia disediakan di sini.

Makanan dan minuman di Sprekken Cafe dibanderol terjangkau yaitu mulai Rp 10 ribu - Rp 45 ribu untuk minuman, dan Rp 35 ribu sampai Rp 80 ribu untuk makanan.

Jam operasionalnya, Sprekken Cafe buka setiap hari dari pukul 07.00-22.00. (tribunjabar/putri puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved