Sekarang Anda Bisa Berwisata di Ciamis Sambil Menikmati Kopi Khas Dalam Kenyamanan Cikobis

bus Cikobis ini berkapasitas 24 penumpang. Suasana dalam bus ditata seperti kafe, ada barista dan pramusaji.

TribunJabar/Andri M Dani
Dua bus Ciamis Kopi dalam Bis (Cikobis) yang diresmikan operasionalnya oleh Bupati Ciamis di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (12/10) sore 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Untuk meningkatkan gairah pariwisata di masa pandemi Covid-19, Dinas Pariwisata Ciamis terus berinovasi. Termasuk  bekerja sama dengan Badan Promisi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis  dan PO Sumber Jaya meluncurkan Cikobis (Ciamis Kopi dalam bis) atau coffee on the bus.

Dua bus Cikobis diresmikan beroperasinya oleh Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM dan Wabup Yana D Putra di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (12/10) sore.

Bupati dan Wabup serta unsur muspida dan para pejabat Pemkab Ciamis, naik cikobis menikmati kopi asli Ciamis sembari keliling Ciamis Kota (city tour).  Juga hadir pemilik Sumber Jaya Trans, H Asep S.

Seorang model menunjukkan kemasan kopi dalam bus Cikobos yang diresmikan, di Pelataran Pendopo Ciamis, Senin (12/10/2020)
Seorang model menunjukkan kemasan kopi dalam bus Cikobos yang diresmikan, di Pelataran Pendopo Ciamis, Senin (12/10/2020) (TribunJabar/Andri M Dani)

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Dr H Wasdi, terobosan jasa transportasi yang menyulap dua bus jadi kafe berjalan ini diharapkan dapat meningkatkan gairah pariwisata Ciamis di tengah pandemi Covid-19 yang entah kapan selesainya.

“Dengan naik Cikobis, wsatawan bisa berkeliling Ciamis sembari menikmati cita rasa kopi khas Ciamis,” ujar Dr H Wasdi.

Beroperasinya Cikobis ini diharapkan juga dapat meningkatkan gairah UMKM meningat selain kopi, di dalam bus Cikobis juga tersedia camilan khas Ciamis berupa sale pisang, galendo maupun makaroni.

Guna meningkatkan gairah pariwisata perekonomian di Ciamis menurut H Wasdi, diharapkan para pengusaha asal Ciamis dapat menginvestasikan usahanya di bidang pariwisata di Ciamis.

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya mengaku bangga dengan beroperasinya bus Cikobis sebagai bentuk terobosan untuk menggairahkan pariwisata di Ciamis. “Di tengah pandemi, perekonomian tetap harus tetap jalan dan protokol kesehatan tetap harus dipatuhi,”  kata Herdiat.

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya mengacungkan jempol di dalam bus Cikobis (Ciamis Kopi dalam bis)” di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (12/10) sore
Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya mengacungkan jempol di dalam bus Cikobis (Ciamis Kopi dalam bis)” di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (12/10) sore (TribunJabar/Andri M Dani)

Beroperasinya bus bergaya kafe ini menurut Bupati Herdiat tidak hanya meningkatkan gairah pariwisata tetapi juga berdampak pada peningkatan peran UMKM.  Di Ciamis tidak hanya terkenal dengan kopinya tetapi juga banyak produk lainnya, seperti  berbagai camilan khas Ciamis.

Seperti madu dari Kampung Madu Banjaranyar, galendo, abon, sale pisang, dan berbagai makanan khas lainnya.

Bupati Herdiat menandai beroperasinya dua bus “Cikobis” dengan tradisi memecahkan kendi di bagian depan kabin.

Menurut bidang pemasaran Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis, H Wiky Jojon, dua bus Cikobis ini berkapasitas 24 penumpang. Suasana dalam bus ditata seperti kafe, ada barista dan pramusaji.

“Kami menyediakan cita rasa kopi asli Ciamis. Seperti kopi Gunung Sawal, kopi Kalijaya, kopi Ki Oyo Rancah, kopi Rajadesa,  dan kopi asli Ciamis lainnya. Juga tersedia berbagai camilan khas Ciamis,”  ujar H Wiky Jojon.

barista meracik kopi dalam Cikobis, Senin (12/10/2020)
barista meracik kopi dalam Cikobis, Senin (12/10/2020) (TribunJabar/Andri M Dani)

Untuk satu kali trip city tour selama 1,5 jam tarifnya hanya Rp 50.000 hingga Rp 75.000 per orang. Berangkat dari Tourist Information Center (TIC) Komplek Perkantoran Kertasari, melintas kota sembari menikmati citarasa kopi khas Ciamis.

Ada lima tawaran rute  Cikobis mulai dari rute TIC–Al Baik Cikoneng, TIC-Kawali,  TIC-Karangkamulyan, TIC-Cihaurbeuti, dan TIC-Arena rekreasi air Sumberjaya Cipangalun, Jalatrang.

Dengan kisaran tarif Rp 50.000-Rp 75.000 per orang. Ke depan juga akan dirintis rute “ngopi” dalam bus dari TIC-Pangandaran.

Bagi yang berulang tahun,  arisan, rapat-rapat dengan rasa dan suasana yang beda “Cikobis” bisa menjadi pilihan. Termasuk untuk rombongan pengantin dan rombongan tamu-tamu resmi . (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved