Layaknya Penumpang, Pramugari Juga Sering Kentut dan Alami Perut Kembung di Pesawat

Gas yang menumpuk membuat perut kembung dan cara terbaik untuk mengeluarkan gas tersebut dengan kentut.

Career Flight Path
Ilustrasi pramugari. 

"Seragam (pramugari) akan berbau kentut--kami menyebutnya Eau de Boeing," tulis Mandy dalam bukunya.

Sementara itu, seorang pramugari lainnya, Amanda Pelva mengungkapkan, kentut sering digunakan pramugari untuk membalas penumpang yang menganggu selama penerbangan.

"Crop dusting (kentut) adalah sesuatu yang bau. Jika seorang penumpang bersikap sangat kasar dan sulit diberi tahu, maka pramugari bisa saja kentut melewati penumpang yang mengganggu," ujar pramugari Amanda Pelva.

Mengutip laman Kompas.com, Ahli Gastrienterologi dari New York, Dr. Lawrence J. Brandt mengibaratkan perut sebagai balon, di mana saat berada di ketinggian, tekanan yang mengelilingi balon berkurang dan gas di dalamnya meningkat.

"Hal yang sama terjadi pada tubuh. Saat tekanan di sekitar berkurang, gas di perut tidak dibatasi dan meluas. Ini membuat perut kembung dan menjadi buncit," kata Brandt.

Untuk mencegah perut kembung, Brandt memberikan beberapa cara yang bisa traveler lakukan sebelum bepergian menggunakan pesawat, di antaranya:

1. Konsumsi obat pencahar

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat (The Standard)

Jika traveler rentan terhadap konstipasi, Brandt merekomendasikan untuk mengonsumsi obat pencahar.

Konsumsilah sehari atau dua hari sebelum melakukan penerabangan untuk meminimalisir jumlah kotoran di tubuh.

"Bakteri di usus besar adalah penghasil gas dalam perut," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved